Epri's posts with tag: buku puisi
Bagi anda yang berminat dengan buku puisi "Ruang Lengang" karya Epri Tsaqib, pemesanan sebelum tanggal 25 Juli pukul 22.00 wib, maka harga buku adalah Rp 25.000,-. Bagi anda yang tinggal di luar kota, maka pada tanggal tersebut sudah harus mentransfer uang buku dan ongkos kirimnya ke Rekening Bank Muamalat No. 301.044.6022 a/n Epri Abdurrahman Rafi'. Bagi anda yang pesan dan transfer di atas tanggal itu maka harga akan dikenakan sama dengan yang akan dijual di pasaran atau di toko-toko buku yakni Rp 30.000,- . Pemesanan dilakukan via email ke geraibuku@gmail.com atau telepon ke [021] 3099-8655. Bagi anda yang di dalam kota Jakarta, buku bisa anda dapatkan saat launching yang insyaAlloh direncanakan pada tanggal 25 juli 2008 [tempat dan waktu menyusul segera ya]. Dan bagi anda yang ada di luar kota buku akan dikirimkan ke alamat anda setelah konfirmasi transfer diterima. Demikian pengumuman dari GERAI BUKU ON-LINE dan Pustaka Jamil. Info lebih lanjut bisa dilihat di www.geraibuku.multiply.com Salam sastra! GERAI BUKU ON-LINE Penyedia buku-buku bermutu http://geraibuku.multiply.com/journal/item/6 Buku puisi ini dilengkapi foto-foto indah dari para fotografer. Penasaran? Silahkan pesan dari sekarang! :)

|  | Setelah cukup lama [baca beberapa tahun] menunggu dan berjibaku dengan berbagai rintangan, akhirnya alhamdulillah buku puisi pertama saya terbit juga.
Begitu banyak halangan dan hambatan yang saya temui sepanjang penerbitan buku ini. Penantian yang cukup panjang, komputer yang sering eror saat proses editing [saya sampai harus pinjam laptop sahabat saya malammalam demi percepatan proses edit], kurang tidur dan badan tepar diterjang angin dan kelelahan karena harus bolak-balik ke sana kemari.
Saya niatkan langkah awal penerbitan buku ini sebagai cara saya sendiri untuk lebih banyak lagi belajar. Ya …belajar lagi lebih banyak dari siapapun anda para pembaca buku ini. Saya sadar ketika sebuah karya sudah dilepas kepada pembaca, maka menjadi hak pembacalah untuk menilai dan mengapresiasi karya tersebut, bagaimanapun penilaiannya terhadapnya.
Karenanya semua kritik, saran, dukungan, dan apapun sangat saya harapkan dari anda sekalian dan akan saya simak dengan seksama sambil mencatat masukan-masukan itu baikbaik dan saya siapkan stabile untuk menebalkannya agar saya tak mudah melupakannya.
Ucapan terimakasih saya harus saya haturkan kepada banyak sahabat dan kawan-kawan yang secara langsung maupun tidak telah membantu saya hingga akhirnya buku ini bisa terbit. Sebagiannya sudah saya sebut pada halaman akhir buku ini dan tentu saya minta maaf bila ada sahabat dan kawan yang belum tersebut tanpa mengurangi rasa hormat dan terimakasih saya.
Namun secara khusus saya ingin sekali mengucapkannya kepada para fotografer, sahabat-sahabat saya yang sebagian besar saya kenal di dunia maya dan dengan senang hati menampilkan karya-karya foto mereka yang indah untuk memperkaya dan mempercantik buku ini. Mereka adalah : mas Purwo, mbak Tika, Ana, dan mas Wib. Kepada mereka saya juga ingin mengucapkan selamat dan haturan terimakasih yang sedalam-dalamnya dari hati saya.
Secara khusus juga kepada bang Hasan Aspahani yang telah memberikan endorsement, mas Jamal D. Rahman dan mas Nanang Suryadi yang telah memberi masukan-masukan. Terimakasih banyak tak terhingga dari saya, dan tentu untuk anda semua yang telah membantu dan memberi inspirasi bagi saya selama ini.
Dengan rendah hati sekali lagi saya mohonkan doa dari sahabat-sahabat dan kawan-kawan sekalian. Mohon maaf juga bila ada kekurangan dari saya selama ini.
Dari hati,
Al-faqir Epri Tsaqib
----------------------
PRE-ORDER
Karena buku ini sementara dicetak sangat terbatas, maka untuk tahap awal Pustaka Jamil dan Gerai Buku Online menawarkan model pembelian pre-order (pesan dulu sebelum bukunya ada di toko-toko buku). Anda yang di Jakarta akan mendapatkan bukunya pada saat launching [waktunya akan segera diberitahu kepada anda semua via mils,. Website Gerai Buku Online dan blog saya tentunya].
Dan bagi anda yang ada di luar kota, bukunya akan dikirim ke alamat anda dan tentunya anda tinggal menambah ongkos kirim sesuai dengan kota di mana anda tinggal.
Prosedurnya mudah kok :
1. 1. Transfer biaya pembelia buku puisi ‘Ruang Lengang’ Rp 25.000, plus ongkos kirim. Bagi anda yang berada di luar Jakarta [anda bisa menanyakan ongkos kirim via email atau dari website Gerai Buku Online]. Uang tersebut dikirimkan ke Rekening Bank Muamalat 301.044.6022 a.n Epri Abdurrahman Rafi’.
2. Kirim kornfirmasi setelah transfer via sms ke [021] 3099-8655 dan tulis alamat anda dengan lengkap. Bisa juga via email ke geraibuku@gmail.com InsyaAlloh begitu transfer anda masuk, buku segera meluncur ke alamat anda.
3. Masih bingung? Langsung aja hubungi Gerai Buku Online di nomor telepon [021] 3099 8655 atau kirim email kegeraibuku@gmail.com . Hanya bisa dihubungi pada jam kerja.
Judul Buku : Ruang Lengang Penulis : Epri Tsaqib Penerbit : Pustaka Jamil Cetakan : 1, Juni 2008 Tebal : 68 Halaman Harga : Rp 25.000,-
www.geraibuku.multiply.com
|

|  | Alhamdulillah, setelah cukup ketat menunggu dan menjaring foto-foto indah dari para fotografer, akhirnya saya bisa mengumumkan nama-nama mereka yang karyanya akan ada dalam buku puisi saya yang akan segera terbit dalam waktu dekat ini.
Puisi adalah karya sastra yang indah sebagaimana juga foto sebagai hasil karya dari para fotografer yang telah memasuki era digital pada hari ini. Dengan menggabungkan 2 karya seni ini dalam satu buku, rasanya akan sangat memperkaya buku ini. Harapan saya disamping disuguhkan sajak-sajak, para pembaca buku saya nantinya matanya akan terasa segar karena tertumbuk dengan foto-foto kawan-kawan baik saya yang saya yakin suatu saat nanti akan menjadi para fotografer yang handal bila mereka selalu mengasah kemampuan mereka.
Berikut ini dengan bangga saya umumkan nama-nama para fotografer yang akan masuk dalam buku saya kali ini adalah :
1. Purwo Subagio [Bogor] 2. Ana [Girona Catalunya, Spanyol] 3. Tika B. Nirwanjaya [Jakarta] 4. Wib [Jakarta]
Selamat kawan-kawan, ini akan jadi pesta kita bersama. Secara khusus saya akan mengundang mereka dalam acara launching buku saya yang waktunya akan segera saya update di blog saya ini juga.
Selain nama-nama di atas, sesungguhnya masih ada beberapa nama fotografer lagi yang masih saya tunggu konfirmasi kesediaannya atas karya-karya fotografi mereka yang menurut saya pribadi juga sangat pantas masuk dalam antologi buku puisi saya ini, namun mungkin karena kesibukan atau mungkin email saya ’nyangkut’ sehingga mereka belum memberikan jawaban hingga hari ini.
Mereka yang sangat saya tunggu itu adalah :
1. Maria 2. Wieryono Marta
Bila ada rekan-rekan fotografer yang kebetulan melihat pengumuman ini dan kenal dengan 2 nama kawan saya di atas, mohon kesediaannya untuk memberitahukan kepada mereka ya...
Akhirnya untuk semua sahabat dan kawan-kawan saya semuanya, saya mohon doanya agar proses penerbitan buku ini berjalan dengan lancar dan baik.
Salam hangat,
Epri Tsaqib
|
PENGUMUMAN ARTIKEL INSPIRATIF DAN PUISI TERPILIH UNTUK BUKU ANTOLOGI ESKA
Assalamu'alaikum wrwb
Sahabat-sahabat di mana saja berada terutama sahabat-sahabat Eska, alhamdulillah, setelah melalui penjurian dan penilaian seluruh artikel inspiratif dan puisi yang masuk ke Panitia, dan juga setelah melalui berbagai diskusi dan pertimbangan tim juri dan Panitia Buku Antologi Sekolah Kehidupan, akhirnya telah terpilih sebanyak 19 (sembilan belas) artikel inspiratif dan 31 (tiga puluh satu) puisi untuk Buku Antologi Sekolah Kehidupan.
Terima kasih banyak sebelumnya kami haturkan bagi sahabat-sahabat semua yang telah mengirimkan naskahnya untuk Buku Antologi ini. Launching buku ini insya Allah akan diselenggarakan pada perayaan Milad Sekolah Kehidupan yang kedua pada 27 Juli 2008 mendatang.
Secara umum, kualitas tulisan yang masuk berada di level rata-rata. Namun ada beberapa yang karena kekuatan tema, dan keunikan gaya bahasa, membuat tulisan-tulisan tersebut layak untuk diterbitkan. Yang menjadi indikator penilaian adalah substansi cerita, gaya bertutur, dan kekuatan tema.
Berikut beberapa argumen juri dalam pemilihan artikel inspiratif:
- Bersahabat dengan Alam: Siu Elha
Tak banyak orang yang peduli pada alam. Pun, tak banyak orang yang sudi membaktikan waktu, tenaga, dan hidupnya pada alam. Orang2 inilah yang ditulis oleh Siu Elha. Di tengah isu pemanasan global, tulisan Siu Elha tentang para tokoh inspiratif lingkungan ini cukup menyejukkan. Semoga dari sini, semua kita bisa belajar untuk bersahabat dengan alam. Lia sering menulis artikel kontemplatif dengan gaya yang menarik, seperti gaya cerpen. Tapi justru di situ uniknya. Di sini, kita bisa belajar, bahwa utk hal sesederhana kebiasaan berlangganan nasi goreng pada penjual tertentu saja, bisa membuat kita berprasangka. Padahal, tak selamanya perubahan itu buruk. Ini dapat dilihat dari "kejutan kecil" banyaknya pembeli yang antre di belakang penjual nasi goreng pengganti Pak Jangkung. Setiap orangtua bisa menjadi inspirasi kita. Tak terkecuali oleh Fely Hilman. Meski terkesan ditulis dengan tergesa-gesa, namun Fely mampu menggambarkan sosok Abah sebagai sosok yang pekerja keras, jujur, dan sangat memperhatikan kehidupan beragama anak2nya. Seperti yang ditulis Fely "tak banyak PNS yang siap lembur tanpa dibayar, atau mau membukakan pintu bagi karyawan dan menyapu ruangan, pun bukan tugasnya." Hal2 yang dilakukan oleh Abah dari Fely. Hal2 sederhana yang berarti. - Ketika Mempertanyakan Cinta: Febty Febrianti
Banyak wanita muda—termasuk saya—yang merasakan sejumlah dilema ketika akan menikah muda. Banyak pertanyaan berseliweran di kepala tentang cinta, sosok pendamping hidup, potongan2 penggalan ayat suci, serta setumpuk kecemasan berseliweran di kepala. Tulisan Febty cukup meresensi itu semua. Dan karena menurut Helvy TR "Cinta harus ditumbuhkan setiap hari," dari tulisan Febty kita belajar bagaimana proses cinta itu bertumbuh. - Satu Rindu: Listya Arisanti
Seperti tak banyak orang yang bersedia membaktikan waktu, tenaga, dan hidupnya untuk alam, saya piker, tak banyak juga orang yang bersedia membaktikan waktu, tenaga, dan hidupnya untuk menyebarkan dakwah di lingkungan sekolah. Disini, Listya menuliskan dengan rinci, bagaimana si tokoh menginspirasinya untuk kembali berkomitmen dan konsisten pada dakwah di sekolah. Karena seperti yang diucapkan si tokoh "Istirahatnya seorang muslim, nanti setelah kita di syurga.." - Menambal Hati: St. Fatimah
Dari judulnya saja sudah memikat mata saya. "Menambal Hati". Judul yang pas dengan isi cerita, tokoh penambal ban yang dalam percakapan sederhananya mengajarkan tentang kehidupan. Di sini, kita jadi tahu, bahwa pelajaran ttg kehidupan bisa didapat dimana saja, oleh siapa saja. Bahkan dari seorang penambal ban sekalipun. Dan inilah hasil lengkap artikel-artikel inspiratif dan puisi yang terpilih: Artikel-artikel inspiratif yang terpilih: 1) 7.500 rupiah (Asma Sembiring) 2) Ibu (Arham Kendari) 3) Love Miracle From The Andes (Syafa'atus Syarifah) 4) Kekayaan Berharga (Catur Catriks) 5) Mimpiku Di Sengatta (Sismanto) 6) Nikmat-Nya Yang Tak Terhingga (Novi Khansa) 7) Lin, Aku Belajar Banyak Darimu (Setta) 8) Aku Sayang Ibu (Yudhi Mulianto) 9) Pelajaran Menulis (Retnadi Nur'aini) 10) Ksatria Hingga Senja (Hamasah Putri) 11) Trouble Maker (Benny Oktaviano) 12) Cerita Di Balik Rumah Kopel (Ichen Zr) 13) Kekuatan Sang Pemimpi (Jenny Jusuf) 14) Bersahabat Dengan Alam (Siu Elha) 15) Nasi Goreng (Lia Octavia) 16) Rindu Abah (Fely Hilman) 17) Ketika Mempertanyakan Cinta (Febty Febrianti) 18) Menambal Hati (St Fatimah) 19) Satu Rindu (Listya Arisanti) Puisi-Puisi yang terpilih: 1) Adalah Niskala Dalam Setiap Harapku (Dani Ardiansyah) 2) Pulang (Novi Khansa) 3) Kepada Laila (Nia Robie) 4) Lukisan (Ain Nisa) 5) Bocah Debu (Divin Nabb) 6) Rasa Yang Membunuh (Penuliz Mizteriuz) 7) Hati Yang Bergolak (Regantini Salsabila) 8) Aku Adalah Sebongkah Batu (Andhini Putri) 9) Sebuah Penyadaran (Lukman Hadi) 10) Tak Cukup (Candrawali) 11) Asaku Mengukir Senja (Rachmad Jr) 12) Bulir Kebeningan (Lanny Megasari) 13) Mujahid Kecil Kami (Bu Has) 14) Sidoarjo Mengemis (Nana S) 15) Menggenggam Cahaya (Lia Octavia) 16) Terkadang (Wildan Fikri) 17) Jika Kuntum Tak Lagi Mekar I (Sayyid Madany Syani) 18) Untuk Ayah (Meyla Farid) 19) Bayang-Bayang! (Dyah Zakiati) 20) If God Was One Of Us (Retnadi Nur'aini) 21) Penyair Padi (Epri Tsaqib) 22) Menuju Tak Terkenang (Arrizki Abidin) 23) Seratus Purnama (Lilyani Taurisia) 24) Jejak Luka 2 (Azwar Nazir) 25) Tebas Saja Leherku (Siu Elha) 26) Kisah Angin (Sunu Hadi) 27) Permainan Hidup (St Fatimah) 28) Panggung Senayan (Yoyong) 29) Kabar Dari Tuhan (Nera Andiyanti) 30) 20 Mei, Seratus Tahun Kemudian (Hasan Bisri BFC) 31) Tahukah Kau Saudaraku? (Inna Putri)
Selamat bagi para penulis yang artikel maupun puisinya terpilih dalam buku antologi ini. Untuk teknis pembayaran investasi, akan dihubungi via japri oleh Panitia. Bagi yang tulisannya belum terpilih, mudah-mudahan tetap bersemangat untuk terus menulis dalam mengambil inspirasi dari setiap peristiwa kehidupan di dunia ini. Terima kasih banyak untuk partisipasi dari sahabat-sahabat semua. SEKOLAH KEHIDUPAN
Make a comfort home for all Menggagas Sekolah Tanpa Batas: Menjalin Kebersamaan, Kepedulian, dan Keaktifan Bersama
PERNYATAAN Kucintai tanah ini, Atun, lantaran tak ada Yang mesti dikutuk dari kelahiran Kupertahankan tanah ini, Atun, lantaran hak tak punya Menentukan di tanah mana akan lahir ke dunia Tanah Cianjur yang subur, gersang pegunungan kapur Tanah yang kemerahan, tanah yang kehitaman Lembah yang indah atau dataran mati Jatiwangi Penduduk yang ramah, penduduk yang jahanam Manusia-manusia sederhana atau manusia-manusia tinggi Hati Akan kupertahankan, Atun, karena mereka kucintai [Halaman 30 ; Empat Kumpulan Sajak ’Cari Muatan’ Ajip Rosidi] Coba kita simak satu lagi sajaknya : KOTA DEMI KOTA Inilah penyair dengan darah Di matanya Inilah penyair dengan bulan Di tangannya Ia melihat kepadaku Jalan dan kota yang pengap terbayang ia merenungi kaca jernih malam terus menyala hujan turun gerimis lidah menari jadi kikis [Halaman 19, 5 bait pertama Sajak Kota Demi Kota ’Cari Muatan’ Ajip Rosidi] AJIP ROSIDI (dibaca: Ayip Rosidi) mula-mula menulis karya kreatif dalam bahasa Indonesia, kemudian telaah dan komentar tentang sastera, bahasa dan budaya, baik berupa artikel, buku atau makalah dalam berbagai pertemuan di tingkat regional, nasional, maupun internasional. Ia banyak melacak jejak dan tonggak alur sejarah sastera Indonesia dan Sunda, menyampaikan pandangan tentang masalah sosial politik, baik berupa artikel dalam majalah, berupa ceramah atau makalah. Dia juga menulis biografi seniman dan tokoh politik. Pendidikan formalnya SD di Jatiwangi (1950), SMP di Jakarta (1953) dan Tainan Madya di Jakarta (tidak tamat, 1956), selanjutnya otodidak. Ia mulai mengumumkan karya sastera tahun 1952, dimuat dalam majalah-majalah terkemuka pada waktu itu seperti Mimbar Indonesia, Gelanggang/Siasat, Indonesia, Zenith, Kisah dll. Menurut penelitian Dr. Ulrich Kratz (1988), sampai dengan tahun 1983, Ajip adalah pengarang sajak dan cerita pendek yang paling produktif (326 judul karya dimuat dalam 22 majalah). Bukunya yang pertama, Tahun-tahun Kematian terbit ketika usianya 17 tahun (1955), diikuti oleh kumpulan sajak, kumpulan cerita pendek, roman, drama, kumpulan esai dan kritik, hasil penelitian, dll., baik dalam bahasa Indonesia maupun Sunda, yang jumlahnya kl. seratus judul. Karyanya banyak yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa asing, dimuat dalam bungarampai atau terbit sebagai buku, a.l. dalam bahasa Belanda, Cina, Inggris, Jepang, Perands, Kroatia, Rusia, dll. Bukunya yang dalam bahasa Sunda, a.l. Kanjutkundang (bungarampai sastera setelah perang disusun bersama Rusman Sutiasumarga, 1963), Beber Layar! (1964), Jante Arkidam (1967), DurPanjak! (1967), Ngalanglang K.asusastran Sunda (1983), Dengkleung De’ngde’k (1985), Polemik Undak-usuk Basa Sunda (1987), Haji Hasan Mustapajeung Karya-karyana (1988), Hurip Waras! (1988), Pancakaki (1996), Cupumanik Astagina (1997), Eundeuk-eundeukan (1998), Trang-trang Kolentrang (1999), dll. Ia juga mengumpulkan dan menyunting tulisan tersebar Sjafruddin Prawiranegara (3 jilid) dan Asrul Sani (Surat-surat Kepercayaan, 1997). Ketika masih duduk di SMP men-jadi redaktur majalah Suluh Pelajar (Suluh Peladjar) (1953-1955) yang tersebar ke seluruh Indonesia. Kemudian men-jadi pemimpin redaksi bulanan Prosa (1955), Mingguan (kemudian Majalah Sunda (1965-1967), bulanan Budaya Jaya (Budaja Djaja, 1968-1979). Mendirikan dan memimpin Proyek Penelitian Pantun dan Folklor Sunda (PPP-FS) yang banyak merekam Carita Pantun dan mempublikasikannya (1970-1973). Bersama kawan-kawannya, Ajip mendirikan penerbit Kiwari di Bandung (1962), penerbit Cupumanik (Tjupumanik) di Jatiwangi (1964), Duta Rakyat (1965) di Bandung, Pustaka Jaya (kemudian Dunia Pustaka Jaya) di Jakarta (1971), Girimukti Pasaka di Jakarta (1980), dan Kiblat Buku Utama di Bandung (2000). Terpilih menjadi Ketua IKAPI dalam dua kali kongres (1973-1976 dan 1976-1979). Menjadi anggota DKJ sejak awal (1968), kemudian menjadi Ketua DKJ beberapa masajabatan (1972-1981). Menjadi anggota BMKN 1954, dan menjadi anggota pengurus pleno (terpilih dalam Kongres 1960). Menjadi anggota LBSS dan menjadi anggota pengurus pleno (1956-1958) dan anggota Dewan Pembina (terpilih dalam Kongres 1993), tapi mengundurkan diri (1996). Salah seorang pendiri dan salah seorang Ketua PP-SS yang pertama (1968-1975), kemudian menjadi salah seorang pendiri dan Ketua Dewan Pendiri Yayasan PP-SS (1996). Salah seorang pendiri Yayasan PDS H.B. Jassin (1977). Sejak 1981 diangkat menjadi gurubesar tamu di Osaka Gaikokugo Daigaku (Universitas Bahasa Asing Osaka), sambil mengajar di Kyoto Sangyo Daigaku (1982-1996) dan Tenri Daignku (1982-1994), tetapi terus aktif memperhatikan kehi-dupan sastera-budaya dan sosial-politik di tanahair dan terus menulis. Tahun 1989 secara pribadi memberikan hadiah sastera tahunan Rancage yang kemudi-an dilanjutkan oleh Yayasan Kebudaya-an Rancage yang didirikannya. Ajip penerima Hadiah Sastera Nasional 1955-1956 untuk puisi (diberikan tahun 1957) dan 1957-1958 untuk prosa (diberikan tahun 1960). Tahun 1993 men-dapat Hadiah Seni dari Pemerintah RI. Tahun 1999 menerima Kun Santo Zui Ho Sho (The Order of Sacred Treasure, Gold Rays with Neck Ribbon) dari pemerintah Jepang sebagai penghargaan atas jasa-jasanya yang dinilai sangat bermanfaat bagi hubungan Indonesia-Jepang. Setelah pensiun ia menetap di Pabelan, Magelang, Jawa Tengah. Meskipun begitu, ia masih aktif mengelola beberapa lembaga non-profit seperti Yayasan Kebudayaan Rancagé dan Pusat Studi Sunda. Menyimak perjalanan kehidupan dan karya-karya Ajip, penting sekali rasanya bagi anda untuk mengoleksi karya-karyanya. Bagi anda yang berminat silahkan email ke epri_ts@yahoo.com dan pesan segera sebelum buku-buku lawasnya makin sulit dicari. Judul : Cari Muatan, Empat Kumpulan Sajak Penulis : Ajip Rosidi Penerbit : Balai Pustaka Cetakan : Ketiga, Jakarta 1998 Tebal : 75 Halaman Harga : Rp 20.000,- Salam
WALAU
Walau penyair besar Takkan sampai sebatas allah
Dulu pernah kuminta tuhan Dalam diri Sekarang tak
Kalau mati Mungkin matiku bagai batu tamat bagai pasir tamat Jiwa membumbung dalam baris sajak
Tujuh puncak membilang bilang Nyeri hari mengucap ucap Di butir pasir kutulis rindu rindu
Walau huruf habislah sudah Alifbataku belum sebatas allah
1979 , Sutardji C.B [O, Amuk, Kapak]
Sutardji Calzoum Bachri sudah menjadi bagian yang lekat dalam khazanah sastra Indonesia. Ia telah menjadi salah satu ikon penting dalam perpuisian Indonesia. Sajaksajaknya dikutip untuk berbagai kepentingan. Mulai dari tulisan ilmiah hingga demonstrasi politik, bahkan disablonkan dalam T-shirt anak-anak muda, siswa dan mahasiswa.
Kehadirannya dalam perpuisian Indonesia sangat menghebohkan dan memancing pro dan kontra. Berturut-turut 3 kumpulan sajaknya O, kemudian Amuk dan kemudian Kapak. Ketiga kumpulan sajaknya itu kemudian diterbitkan secara lengkap dibawah judul O, Amuk, Kapak.
Buku ini kemudian telah menjadi klasik dan dijadikan kajian dalam berbagai studi sastra di Fakultas Satra atau Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra di seluruh Indonesia.
Kini sajak-sajak Sutardji Calzoum Bachri sudah ada di hadapan pembaca. Kegairahan untuk menikmatinya terbuka sudah. Selamat menikmati.
Judul : O, Amuk, Kapak Penulis : Sutardji Colzoum Bachri Penerbit : Horison Cetakan : Kedua, 2002 Tebal : 110 Halaman Harga : Rp 20.000,- Foto-foto Cover : Ed Zoelverdi Hardi/PDS HB Yassin Yusuf Susilo Hartono/ Dokumentasi Horison
Pesan sekarang, sebelum kehabisan! :) GERAI BUKU ON-LINE www.geraibuku.multiply.com
http://geraibuku.multiply.com/photos/album/11
JURANG Di kerajaan nenek moyangku aku tak tahuAku menyerupai kota yang mana
aku sudah lelah membuka mata dan tetap saja butamatahari bersembunyi di bagaian barat otakkudan hanya bersinar di belahan bumi yang sama
Kadang ayahku menyerupai Jakarta yang tuaIngin membangun, ingin membangun, ingin membangun Tak henti-hentinyaSedang aku ingin tidur sepuas-puasnya
1975, Abdul Hadi. W.M [Meditasi] Dalam sederetan nama penyair Indonesia pada periode antara 1960-1980, Abdul Hadi W.M termasuk yang layak kita perbincangkan. Pada pertengahan tahun 1960-an Abdul Hadi telah membina kepenyairannya, sampai kepada kumpulan puisi Meditasi ini, kumpulan yang memperoleh hadiah sebagai BUKU TERBAIK yang terbit pada tahun 1976-1977 dari Dewan Kesenian Jakarta. ”Abdul Hadi adalah penyair yang senantiasa berkembang. Dari buku sajaknya yang satu ke yang lain dia dikenal sebagai penyair yang prolifik alam, sajak mistis dan sufis, sajak cinta, sajak mbeling, sajak protes sosial,….”demikian tulis Sutardji Colzoum Bachri, penyair seangkatannya pada Harian Angkatan Bersenjata, 30-10-1978. Dalam kumpulan puisi ini memang terasa perkembangan itu, kematangan Abdul Hadi W.M dalam menangkap inti dari yang hidup dan kehidupan ini, mengungkapkan suasana hati ide, dan pengalaman-pengalamannya. H.B. Yassin dalam Harian Berita Buana, 28-10-1977 mengatakan bahwa Abdul Hadi adalah salah satu penyair yang mempunyai pemikiran atau latar belakang estetik yang jelas. Estetika puisinya jelas nampak dalam puisinya. Dia tak menulis sajak begitu saja asal jadi dan asal tulis, melainkan dengan pertimbangan-pertimbangan tertentu yang dia sadari. Abdul Hadi pernah mengikuti International Writing Program di University, of Iowa, Iowa City, Amerika Serikat tahun 1973-1974. Dari sana dia menghadiri Poetry Internasional di London (1974) dan berpartisipasi dalam Poetry Rotterdam tahun yang sama. Tahun 1968 sajaknya ”Madura” mendapat hadiah pujian redaksi majalah sastra ”Horison”. Buku kumpulan puisi ini juga mendapat hadiah Seni dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI pada 1978. Sekedar tambahan informasi Abdul Hadi W.M adalah juga seorang Doktor Filasafat pada Universitas Gajah Mada. Judul : Meditasi Penulis : Abdul Hadi W.M Penerbit : Balai Pustaka Cetakan : I, Jakarta 1982 Tebal : 71 Halaman Harga : Rp 20.000,- Anda dapat memesan buku ini pada GERAI BUKU ON-LINE Cara pembelian klik : http://geraibuku.multiply.com/photos/album/1 www.geraibuku.multiply.com

|  | Assalamu ‘alaikum Warohmatulloh
Para pecinta puisi di mana saja berada. Mils Penulis Lepas (penulislepas@yahoogroups.com) bekerjasama dengan Mils Komunitas Puisi FLP (komunitaspuisi_flp@yahoogroups.com) dan situs www.apresiasipuisi.multiply.com akan menerbitkan buku Antologi Puisi. Proyek ini adalah kelanjutan dari rencana penerbitan buku antologi puisi dari mils penulis lepas terdahulu.
Gagasan penerbitannya cukup unik, yakni dari kita untuk kita. Jadi nantinya setiap penulis yang puisinya terpilih masuk dalam Buku Antologi ini diwajibkan juga menyumbang sebesar minimal Rp 50.000,-(yang mau menyumbang lebih dari itu tidak dilarang sama sekali bahkan sangat dianjurkan) untuk biaya penerbitan buku itu sendiri. Setiap penulis nantinya akan mendapatkan sebuah buku dan diundang khusus pada saat launching perdana.
Syarat-syarat pengiriman karya puisi :
a. Anda para anggota komunitas sastra atau siapapun yang ingin berpartisipasi silahkan mengirimkan karya puisinya maksimal 2 buah ke alamat email : apresiasipuisi@yahoo.com
b. Panitia hanya menerima puisi original, bukan terjemahan apalagi jiplakan karya orang lain dan dalam bahasa Indonesia bukan bahasa asing. Boleh ada unsur-unsur bahasa lain di dalamnya. Tapi secara umum, bahasa Indonesia harus yang paling dominan.
c. Dilarang mengirim puisi yang sudah pernah terbit di media komersil. Tentu saja, media komersil yang dimaksud ini tidak mencakup media internet seperti website, mailing list, buletin internal, dan seterusnya.
d. Sertakan biodata diri anda secara singkat beserta alamat lengkap dan nomor telepon. Silahkan mengikuti contoh form di bawah pengumuman ini.
e. Batas akhir pengiriman karya adalah tanggal 31 Juli 2007. Penyaringan puisi sepenuhnya menjadi hak panitia.
f. Pembayaran dana untuk penerbitan dilakukan setelah pengumuman naskah lulus seleksi dan bagi anggota mils penulis lepas yang sudah membayar pada pada seleksi terdahulu tidak perlu lagi membayar kembali.
Targetnya ada 100 puisi dan saat ini dari mils penulis lepas sudah mendapat 37 puisi yang diseleksi oleh panitia sehingga selanjutnya kami akan menyeleksi sisanya. Yang terseleksi hanya akan dipilih satu puisi dari satu penulis.
Kami membuka kesempatan bagi penerbit, corporate atau media yang berkeinginan menjadi sponsor penerbitan buku ini.
Bila ada sponsor yang nantinya membiayai seluruh biaya penerbitan buku ini, maka dana yang terkumpul dari para penulis akan dipergunakan untuk melakukan promosi dari penjualan buku ini di mana seluruh penggunaan dari dana tersebut akan kami publikasikan di mils Penulis Lepas dan Komunitas Puisi FLP. Jumlah dana yang terkumpul juga akan dipublikasikan di kedua mils tersebut.
Bila nantinya ada keuntungan dari buku ini maka dana tersebut akan dipergunakan kembali untuk proyek penerbitan buku berikutnya atau hal bermanfaat lainnya yang berkaitan dengan sastra dari kedua mils panitia dan akan disosialisasikan terlebih dahulu.
Bagi anda yang berminat menjadi sponsor dapat mengirimkan email ke : jonru@penulislepas.com dan ditembuskan juga ke apresiasipuisi@yahoo.com
Kami tunggu karya-karya puisi terbaik anda! Dan juga bagi anda yang memang berkenan menyumbang dana tentunya.
Tertanda panitia :
penulislepas@yahoogroups.com komunitaspuisi_flp@yahoogroups.com www.penulislepas.com www.apresiasipuisi.multiply.com
============== biodata penulis ==================
Nama Asli (sesuai KTP): .......................................
Nama Pena: .....................................
Usia: .........................................
Jenis Kelamin: ...................................
Alamat: ................................................................................\ ...... ..........................
Kode Pos: ...............................
No. Telepon: HP: ........................... Rumah: ..................... Kantor: ..........................
Rekening Bank (sebutkan nama bank, cabang mana, atas nama siapa, serta no. rekeningnya): .........................................................................
Judul naskah yang dikirim: .......................................
Pengalaman di bidang penulisan atau karya-karya yang dibukukan (kalau ada): ........................................................ ......................................................................... ......................................................................... ......................................................................... ......................................................................... .........................................................................
=========akhir isian biodata penulis==========
|

|  | Minggu kemarin, tanggal 10 sept ’06. berlansung acara perhelatan Akbar yang diadakan oleh PDV(Persatuan Dakwah Victory). Acara pengajian Akbar bertemakan “Menyelami Nur Illahi Dengan Menghadirkan Ramadhan Dalam Kehidupan Sehari-hari.”
Acara berlangsung di gedung SUNBEAM THEATRE NORTH POINT-HONGKONG itu dengan tausiah dan lagu-lagu religius. Dewi Yull dan Anwar berhasil menghipnotis jama’ah yang hadir sekitar 1500 orang apalagi saat dibacakan puisi dari Buku 'Anthology Empati Jogja' oleh Dewi Yull, Suasana menjadi hening dan senyap. Terdengar isak lirih dari para jama’ah.
Pembacaan Dewi Yull yang memang luar biasa.dengan intonasi dan luapan perasaan, menjadikan puisi itu sedemikian mempesona. Alhasil buku puisi yang sengaja didatangkan dari Jakarta itu ludes dalam waktu kurang dari 20 menit. Subhanalloh.
Oiya puisi yang dibaca Dewi yul adalah "Detik Setelah itu" karya Nera Andianti yang saat ini berada di Hongkong. Terima kasih ya temen2 FLP Hongkong atas kerja kerasnya. Semoga jadi amal sholeh. Amin.
|
 | Category: | Books | | Genre: | Arts & Photography | | Author: | Komunitas Puisi FLP |
Buku Kumpulan Puisi yang diniatkan sebagai proyek amal para penulis puisi untuk membantu para korban gempa di Jogjakarta ini, selain memancing kita untuk menilik karya para penulis yang 'tergerak' seiring musbiah yang menelan 6000 lebih korban jiwa meninggal itu, tentu juga untuk berempati dengan cara yang berbeda.
Komunitas Puisi FLP ( Forum Lingkar Pena ) juga mengajak para penyair lainnya seperti : Abdurrahman Faiz ( Penyair cilik yang memenangkan lomba menulis surat untuk Presiden RI ), Ahmadun Yosi Herfanda, Udo. Z. Karzi dan banyak penulis muda berbakat lainnya.
Kumpulan karya ini layak anda koleksi, selain bagus harganya juga sangat terjangkau ( hanya Rp 15.000,- ) Seluruh keuntungan bersihnya akan disumbangkan untuk saudara-saudara kita korban gempa di Jogjakarta.
Acara Launching Buku ini insyaAlloh akan dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 12 Agusutus 2006, waktu dan tempat akan diinformasikan segera...
Pemesanan sementara bisa menghubungi Portalinfaq : (021) 7278-6073 di Jl. Radio IV No. 8A Kebayoran Baru Jakarta Selatan

| |