Siapa yang tak kenal dengan penyair yang satu ini?
Pemunculannya di pentas sastra Indonesia dalam umur muda, kurang cuma dari satu windu saja jangka waktunya, namun bagai gumpalan energi dahsyat telah menghentakkan tenaga anyar pada ekspresi puisi kita, mengguncang estetikanya dan menggugah pemikiran seni kita semua.
Coba kita simak sajak ini :
DOA
kepada pemeluk teguh
Tuhanku
Dalam termangu
Aku masih menyebut namamu
Biar susah sungguh
mengingat Kau penuh seluruh
cayaMu panas suci
tinggal kerdip lilin di kelam sunyi
Tuhanku
aku hilang bentuk
remuk
Tuhanku
aku mengembara di negeri asing
Tuhanku
di pintuMu aku mengetuk
aku tidak bisa berpaling
13 November 1943
Dalam buku ini ada kata pengantar dari putri kandung Chairil Anwar yakni Evawani Alissa Ch. Anwar dan juga penyair senior Asrul Sani yang hidup semasa dengannya. Juga kata penutup dari penyair dan essais Agus R. Sardjono.
Bagi anda yang menyukai sastra, buku ini boleh dibilang semacam buku 'wajib' yang mesti anda baca.
Penyair yang sering juga kita dengar dengan sebutan 'Binatang Jalang' karena puisi 'Aku'nya yang begitu terkenal ini, dibuatkan semacam Anugrah Sastra atas namanya oleh Dewan Kesenian Jakarta. Anugrah Sastra Chairil Anwar pertama diberikan kepada Mochtar Lubis [1992] dan kedua kepada Sutardji CB [1998].
Anda yang berminat membeli buku ini silahkan pesan melalui personal Massage di MP ini atau via email epri_ts@yahoo.com. Proses selanjutnya silahkan ikuti petunjuk di :
http://epriabdurrahman.multiply.com/photos/album/58Selamat meikmati karya-karya hebatnya ya..! :)
Salam