Photo AlbumBerjuang Mengolah Hidup, Mengayuh SepedaDec 8, '06 1:12 AM
for everyone
Kemarin sore-sore saya tidak sengaja ketemu tukang jamu di jalan. Karena sudah lama tidak minum jamu
saya berhenti sebentar beli jamu pahit biar badan seger. Mbak jamu yang ini saya lihat agak unik, lain dari
yang biasanya, karena kalau biasanya di gendong, kali ini si mbak ini bawa sepeda.

Iseng-iseng saya ajak ngobrol aja sebentar sambil nunggu jamu pahitnya. Ternyata dia jualan 2X sehari
pagi dan sore, mbak ini yang sudah punya anak 1 orang ini ternyata merantau ke jakarta dan terpaksa
mencari nafkah untuk membantu menopang kehidupan keluarganya di kampung ( di Jawa Tengah ) karena
suaminya penghasilannya juga pas-pasan. Nah anak dan suaminya ada di kampung, sementara di jakarta
ini dia tinggal sama saudaranya.

Yang saya salut mbak ini pakai jilbab meskipun pekerjaannya menggeos sepeda kemana-mana.
Untuk meredam panas dia pakai topi caping ala pak tani. Ketika saya tanya kira-kira berapa untungnya
jualan jamu seperti ini, dia bilang lumayan juga mas, katanya bisa 25 ribu sampai 40 ribu sehari.

Ketika saya ambil fotonya, dia balik bertanya,"Mas ini wartawan ya? kok tanya-tanya sama moto2?"
Saya senyum-senyum saja, saya bilang bukan mbak, saya seneng moto aja, apa aja saya foto, kata
saya mencari alasan. Dan mbak itu segera pamit mau cari pembeli lagi, padahal saya masih mau tanya-
tanya lagi. Saya penasaran sebenarnya kok bukan suaminya aja yang merantau kenapa malah istrinya?
Padahal kan beliau juga masih punya anak kecil ya gak? Tapi ah sudahlah, mungkin keluarga mbak ini
punya alasannya sendiri. Biarlah rasa penasaran saya tenggelam di langkah-langkahnya yang berat
mendorong sepeda setiap hari, dihantam debu-debu jalanan ibukota, saya cuma bisa berdoa dalam hati
semoga mbak kita ini jamunya laris manis. Supaya bisa sering bertemu buah hatinya, karena saya aja
yang laki-laki gak tahan kalau jauh-jauh dari keluarga dalam waktu lama. Bawaannya kangen terus.

Mudah-mudahan aja hasil dagangannya cukup untuk menyekolahkan anaknya itu, karena zaman sekarang
biaya sekolah juga melangit. Senja terus bergerak, mbak jamu pamit mendorong sepedanya, menawarkan
jamunya, "Jamu...jamuuuu, jamunya pak?" Hidup memang rahasia Alloh, kita cuma di minta terus berusaha
dan berdoa. Bersyukur atas segala nikmatNYA, saya yakin kepada Alloh boleh jadi sesungguhnya mbak jamu
itu lebih pandai bersyukur daripada saya, lebih deras doa-doanya, lebih mustajab malah, karena dia berjuang
lebih berat daripada saya yang meskipun lelaki tapi tidak perlu mengayuh sepeda dan berteriak-teriak di jalan
serta jauh dari anak-anak karenanya. Ah saya yakin Alloh memiliki banyak hikmah dan rahasia kebaikan
bagi setiap hamba-hambaNYA yang berjuang.

Wallohu 'alam bissawab

Epri Tsaqib, Jakarta Selatan 7 Desember 2006

Foto(09).jpg
 1 Comment 
Foto(08).jpg
  
Foto(10).jpg
  
Foto(12).jpg
  
Foto(13).jpg
  


25 CommentsChronological   Reverse   Threaded
adinda82 wrote on Dec 8, '06
Kadang yang jadi penyesalan, IsTRI dah payah cari nafkah malah suami bertingkah,istri peras keringat,lidahnya suami malah bersilat...aneh..aneh dunia memang aneh. Apalagi yang nangkring di Hongkong, suaminya banyak yang pada serong,istri pulang akhirnya bengong,karena duit habis buat nyelonong...kasian dech istri. tapi untung saya belum bersuami, dan moga-moga suami gak pada jadi penganut "POLIGAMI" dan sadar istrinya juga punya hati, perih bila disakiti..iii..iii..iii
syifa95 wrote on Dec 8, '06
hmm..
mungkin saja sang suami menggarap sawahnya dikampung pak Pri,..
jadi ya si embak yang harus merantau ke jakarta. moga Allah melimpahkan rizki padanya lewat jamu2nya amin.
syifa95 wrote on Dec 8, '06
Kadang yang jadi penyesalan, IsTRI dah payah cari nafkah malah suami bertingkah,istri peras keringat,lidahnya suami malah bersilat...aneh..aneh dunia memang aneh. Apalagi yang nangkring di Hongkong, suaminya banyak yang pada serong,istri pulang akhirnya bengong,karena duit habis buat nyelonong...kasian dech istri. tapi untung saya belum bersuami, dan moga-moga suami gak pada jadi penganut "POLIGAMI" dan sadar istrinya juga punya hati, perih bila disakiti..iii..iii..iii
hmmmmmmmmm...
tak semua laki2 gitu kok...
masih banyak yang baik2 juga win. termasuk yang punya blog in xixixixix.........
serius wrote on Dec 8, '06
Waw....Hebat.....Kubaca Berita Foto ini, aku teringkat Bunda yang ada diJakarta, dan ku ingat betul ketika beliau banting-tulang untuk mencari tambahan biaya hidup dari ayah. Usaha beliau sangat keras, bahkan sanggup menyekolahkanku hingga perguruan tinggi. Bunda,....terima kasih atas semua perjuanganmu, kini sudah sepantasnya lah aku membahagiakanmu. Kini, setelah berpuluh tahun kau lakukan semua itu, setelah jutaan mil jalan yang ia susuri, bertampuk-tampuk doa dan selaut tangisnya di hadapan Allah, saya tak pernah, dan takkan pernah bertanya apakah ia begitu lelah. Karena saya teramat tahu, Ibuku tangguh.
epriabdurrahman wrote on Dec 8, '06
tapi untung saya belum bersuami, dan moga-moga suami gak pada jadi penganut "POLIGAMI"
Wah belum bersuami kok untung sih jeng...piye toh -- Garing lagi :D, soal Poligami disikapi wajar aja ya, gak usah terlalu rame, biar di forum lain aja kali ya ...:)
epriabdurrahman wrote on Dec 8, '06
syifa95 said
mungkin saja sang suami menggarap sawahnya dikampung pak Pri,..
iya mungkin saja, mungkin suaminya sakit, mungkin....mungkin, banyak prasangka baik yang lebih enak kita pikirkan...:)
epriabdurrahman wrote on Dec 8, '06
syifa95 said
masih banyak yang baik2 juga win. termasuk yang punya blog in xixixixix.........
Masih banyak sih, cuma kalau yang punya blog ini termasuk yang langka dan istimewa beda sama yang biasa2....HALAH...ge-er nya POL! :D
epriabdurrahman wrote on Dec 8, '06
serius said
takkan pernah bertanya apakah ia begitu lelah. Karena saya teramat tahu, Ibuku tangguh.
enaknya masih punya ibu, salam ya
sering2 di ciumi dengkulnya mas, biar barokah dunia akhirat :)
sikathabis wrote on Dec 8, '06
:)
epriabdurrahman wrote on Dec 8, '06
senyumnya penuh arti, terimakasih ya sudah mampir
brecs wrote on Dec 8, '06
Women are thougher than men, actually
epriabdurrahman wrote on Dec 8, '06
lebih kuat menahan derita ya? walah...
vitakumontoy wrote on Dec 8, '06
Kadang2 wanita itu lebih kuat dalam hampir segala hal...bayangin aja 9 bulan dan 10 hari mengandung , setelah itu mengurus si anak sampai bisa mandiri , mengurus suami , mengurus rumah tangga, dan juga membantu agar keluarga tetap "kuat" didalam kehidupan yang semakin hari semakin keras. Salut buat si penjual jamu!!! Punya tekad dan kemauan yg besar utk menghidupi keluarga...!!!
epriabdurrahman wrote on Dec 8, '06
apa jadinya pria tanpa wanita....garing banget, demikian sebaliknya :)
vitakumontoy wrote on Dec 8, '06
demikian sebaliknya :)
kesimpulan : Tuhan telah menciptakan wanita dan pria untuk sama2 saling mengisi.
deshinta wrote on Dec 8, '06
terharu........
isnachristiadi wrote on Dec 8, '06
Hebat mbak Jamu ini perjuangannya. Tetap pake jilbab lagi! Masya Allah. Semoga rejekinya berkah, amin.
Comment deleted at the request of the author.
adinda82 wrote on Dec 8, '06
Wah belum bersuami kok untung sih jeng...piye toh -- Garing lagi :D, soal Poligami disikapi wajar aja ya, gak usah terlalu rame, biar di forum lain aja kali ya ...:)
Gpp Pak, siapa tahu belakangan malah dapet anak MUROBBII...? tambah segala-galanya, yang penting kan Usaha N Doa juga kagak ketinggalan, gitu!...Ishbir...Ishbir...
epriabdurrahman wrote on Dec 10, '06
terharu........
iya mbak saya juga, meski masih ada beberapa pertanyaan yang belum tertuntaskan dari mbak jamu itu
epriabdurrahman wrote on Dec 10, '06
Hebat mbak Jamu ini perjuangannya. Tetap pake jilbab lagi! Masya Allah. Semoga rejekinya berkah, amin.
bener mbak...kesulitan tak menggoyahkan keimanannya untuk tetap taat pada Sang Kholiq ..
ekkie wrote on Mar 25
nice series, cuman kurang diexplore ajah.
misalnya dikasih 1-2 contoh si mbak yang sedang berinteraksi dengan pelanggan, close up botol2 jamunya, dsb ....
epriabdurrahman wrote on Mar 26
terimakasih masukannya :)

blh belajar moto sama sampeyan gak ya? :)
ekkie wrote on Apr 2
blh belajar moto sama sampeyan gak ya? :)
ajarin saya memahami puisi dulu dong :)
epriabdurrahman wrote on Apr 3
hehehe...jadi barteran ini ya :D
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Modified from Mediterranean by John Whittet.
Originally on the CSS Zen Garden.
Used and Modified with permission from the author.