Tak banyak orang yang mau menyisihkan waktu dan tenaganya untuk
anak-anak yang sehari-hari tinggal bersama tumpukan sampah yang
menumpuk bagai bukit dan gunung. Anak-anak ini sudah 'kebal' hidungnya
terhadap bau menyengat yang timbul dari gundukan sisa-sia barang
terbuang yang tak ingin kita lihat lagi itu. Sebagian dari anak-anak
ini tadinya sempat juga sekolah di SD 'umum' terdekat dari tempat
tinggal mereka, tapi karena rasa minder mereka akhirnya memutuskan
untuk berhenti.
Para guru berhati mulia inilah sekitar 2,5 tahun
yang lalu memulai mendekati mereka dengan mengajak mereka belajar di
Mushola. Awalnya cuma 20 anak. Alhamdulillah seiring berjalannya waktu
jumlah anak-anak yang mau belajar bertambah terus sampai akhirnya di
buat di 3 lokasi Musholla lainnya. Sekarang sudah ada yang membuatkan
gedung sekolah meski hanya sejenis rumah panggung 2 buah yang mampu
menampung 200 anak serta 1 area untuk belajar menanam. Disini mereka
memang diberi pendekatan metode sekolah alternatif dengan alam sebagai
tempat belajar.
Meski seadanya ( kalau tidak mau disebut
sangat sederhana karena belum ada lekar/meja untuk belajar, blm ada
ruang guru, bahkan belum ada buku-buku paket yang memadai ) di bulan
ramadhan yang lalu tempat sudah diresmikan dan mulai dipakai anak-anak
pemulung Bantar Gebang Bekasi untuk sarana belajar.
Bahagia
rasanya melihat anak-anak begitu bersemangat belajar di tempat yang
lebih nyaman ini dibanding tempat mereka sebelumnya. Tapi disisi lain
begitu miris karena sarana penunjangnya masih teramat sangat minim.
Lewat blog sederhana ini saya mau mengetuk teman-teman MP sekalian
dimana saja berada untuk membantu anak-anak ini. Detailnya bisa dilihat
di link ini ya --->
http://www.portalinfaq.org/g02x01_article_view.php?article_id=439 atau di
http://portalinfaq.org Tentu
saja tak mesti berbentuk materi, karena menyebarkan info ini ke
teman-teman yang lain juga sudah merupakan amal sholeh saya kira selama
kita ikhlas karena Alloh. Terimakasih banyak buat semua yang mau
membantu ya. Bila kita dalam posisi mereka ( ini misal saja ) saya
yakin kita juga akan sangat bersyukur bila ada orang yang mau
memperhatikan anak-anak kita, padahal kenal saja tidak. Untuk itulah
saya mengucapkan terima kasih itu. Untuk ketulusan dan perhatian
teman-teman. Sekali lagi terimakasih.
Epri Tsaqib
http://epriabdurrahman.multiply.com