Blog EntryMemaknai Waktu Perjumpaan Yang IstimewaMar 5, '07 3:14 AM
for everyone

 

 

 

Saya belum pernah membaca buku ‘Pelatihan Sholat Khusyu’ nya Abu Sangkan, tapi saya pernah diberitahu  seorang ustadz bahwa sholat yang khusyu itu tak mudah. Sulit bagi kita untuk bisa benar-benar khusyu dari awal sampai akhir sholat kita. Tapi beliau bilang, setidaknya kita harus mengupayakan mempertahankan saat di mana kita merasakan konsentrasi tertuju kepada Alloh , Sang Khalik yang menjadi tujuan kita menghadap saat kita melaksanakan sholat. Jangan sampai ‘lost’ sama sekali. Kalau ini sampai terjadi, wah benar-benar merugilah kita. Kenapa begitu merugi?? Yah karena dengan begitu sebenarnya kita sedang kehilangan momen berharga kita bersama Pemilik Seluruh Alam Raya ini. Dzat tempat seluruh tumpuan  dan harapan kita dilabuhkan. Dzat yang menentukan bahagia dan tidaknya hidup kita, saat ini atau nanti.

 

 

Pernah satu saat saya merasa mata saya hangat sekali ketika sholat, memang saya tidak sampai menangis, karena saya sedang sholat di masjid dan ada begitu banyak orang. Tapi saya alirkan mata saya yang mulai basah dan berkaca-kaca itu ke hati saya. Ahh…hangat sekali rasanya ( padahal mestinya kan dingin ya…kan kena cairan J ). Saat itu saya merasa setiap lafadz yang terucap dari bacaan sholat saya menjadi begitu berarti buat saya. Kalau saya sedang sujud maka saya gunakan sebaik-baiknya menitipkan juga sebaris do’a yang begitu ingin dikabulkan olehNYA. Ketika saya sedang memujiNYA saat rukuk maka saya lantunkan tasbih padaNya begitu dalam sehingga makin terasa damai seluruh sendi tubuh saya. Hampir-hampir saya sungguh-sungguh ingin menumpahkan tangis bahagia saya ketika merasakan sholat senikmat itu. Tapi saya masih bisa menahan tumpahan airmata saya, hingga akhirnya kalimat salam terucap ke sisi kanan dan sisi kiri saya. Barulah kemudian saya tutup wajah saya dengan kedua telapak tangan saya. Dan mengalirlah seluruh kebahagiaan saya saat melewati waktu istimewa tadi.

 

 

Begitulah ...bahkan sampai saat ini, kalau saya mengingat sholat saya ketika itu, saya merasa sangat bahagia. Pernah juga saya melihat sebuah perbincangan di televisi waktu bulan Ramadhan beberapa waktu lalu, di situ ada seseorang yang bilang, ”Saya pernah sekali merasakan sholat cuma 2 rakaat, tapi saya merasa sangat khusyu dan tahukah anda rasanya nikmaaat sekali.” lalu orang itu melanjutkan,”Andai ya..setiap sholat kita bisa seperti itu”. Subhanalloh bagaimana kalau orang itu bisa rutin menangis di sepertiga malam terakhir secara rutin sebagaimana Rasulullah dan para sahabat terbiasa melakukannya? Bisa kita bayangkan bagaimana stabilnya jiwa seseorang yang bisa merasakan sholat yang khusyu.

 

 

Imam Syafi’i pernah memberi tips pada kita, ”Bila kamu sholat maka bayangkanlah bahwa sholat kamu itu seperti sholat yang terakhir” sebuah nasihat yang tepat sekali andai kita bisa mengkondisikan hati kita seperti itu sebelum memulai takbiratul ihram atau bahkan sebelum mengucapkan niat ketika hendak sholat.

 

 

Sesungguhnya sholat yang khusyu dapat mencegah kita dari perbuatan keji dan mungkar sebagaimana firman Alloh di dalam Al Qur’an Surat Al-ankabut : 45. Lalu Alloh juga menegaskan di ayat yang sama,”Sesungguhnya  mengingat Alloh ( sholat ) adalah lebih besar keutamaannya dari ibadah-ibadah yang lain dan Alloh mengetahui apa saja yang kamu kerjakan”

 

 

”Sesungguhnya sholat itu tiang agama, siapa yang mendirikannya maka ia menegakkan agama, siapa yang melalaikannya maka ia sedang meruntuhkan agama” ( Hadits Riwayat Baihaqqi )

 

 

Ahh.. saya cuma mau sekedar sharing saja, sama sekali tak bermaksud menggurui, agar saya juga selalu berusaha menjadikan sholat saya sendiri menjadi lebih baik lagi dari waktu ke waktu, baik dalam hal ketepatan waktunya juga kualitas maknawinya. Amiin. Semoga bermanfaat ya.

 

 

Wallohu ’alam bissawab

 

 

 

Epri Tsaqib

http://epriabdurrahman.multiply.com

 


18 CommentsChronological   Reverse   Threaded
atrissha wrote on Mar 5, '07
Subhanallah...makasih sharingnya ya..
epriabdurrahman wrote on Mar 5, '07
sama-sama ..:)
dala98 wrote on Mar 5, '07
Kalau ngga salah buku itu best seller ya?Weekend aku ke ke Gramedia PIM lihat sebentar buku best seller.Ada yang tentang shalat.
Memang shalat khusuk susah banget.Dala jadi geli habis baca tentang setan yang bertugas mengganggu wudhu dan shalat manusia. Salah satunya : Waktu lagi shalat mendadak ingat hal2 yang tadinya tidak dipikirkan.
Hue-he...pengalaman pribadi.
epriabdurrahman wrote on Mar 5, '07
iya pernah ada jokes ttg hal ini, bahwa sering juga orang yang kehilangan kunci malah jadi inget ada dimana waktu sholat hehehe....jadi waktu sholat mikirin kuncinya :)
fannyfauzia wrote on Mar 5, '07
waaahhh....nice sekali.
btw, i do like your works, terutama puisi-puisi tentangNya.
Mas Epri....two thumbs up for you.

Eh kenal sama Festi juga ya?
nuwwman wrote on Mar 5, '07
subhanallah. smoga kita makin sering dapet khusyu ya akh. ;)

epriabdurrahman wrote on Mar 5, '07
waaahhh....nice sekali.
btw, i do like your works, terutama puisi-puisi tentangNya.
Mas Epri....two thumbs up for you.

Eh kenal sama Festi juga ya?
terimakasih ya...Festi kenal, mbak fanny temennya dimana? blm lama ini saya jg ketemu sama beliau :)
epriabdurrahman wrote on Mar 5, '07
nuwwman said
subhanallah. smoga kita makin sering dapet khusyu ya akh. ;)
iya nurman, khusyu itu perlu dikondisikan juga ternyata, perlu direncanakan :)
fannyfauzia wrote on Mar 5, '07
Festi kenal, mbak fanny temennya dimana? blm lama ini saya jg ketemu sama beliau :)
festi teman kecil saya, dari smp sudah temenan. Rumah kita berdekatan.
Trus satu SMA plus sama2 di UI. Satu kost pula.
Tapi terakhir kali ketemu malah entah kapan.....:D
epriabdurrahman wrote on Mar 5, '07
O i c, dia aktif di Buma, sama-sama seneng puisi :)
sepasangmatabola wrote on Mar 5, '07
bisa nulis tentang kiat mendirikan sholat yang khusyu itu ngga mas? ditunggu lho... :)
usep wrote on Mar 5, '07
amieen. :)
pieris1412 wrote on Mar 5, '07
Makasih sharingnya, Pak Epri. Yang penting belajar mempertahankan, ya? mudah tapi sult:(
epriabdurrahman wrote on Mar 5, '07
bisa nulis tentang kiat mendirikan sholat yang khusyu itu ngga mas? ditunggu lho... :)
buat di media mana mbak? :)
InsyaAlloh nanti disharing, do'akan ya
epriabdurrahman wrote on Mar 5, '07
usep said
amieen. :)
terimakasih usep
epriabdurrahman wrote on Mar 5, '07
Makasih sharingnya, Pak Epri. Yang penting belajar mempertahankan, ya? mudah tapi sult:(
sama2 ...yang penting di jaga ya konsistensi dan pemahamannya
susmarini wrote on Mar 6, '07
iya bener... semoga kita bisa khusyu' karena Allah melihat kita..
epriabdurrahman wrote on Mar 6, '07
nah memunculkan perasaan muroqobatulloh ( selalu dalam pengawasan Alloh ) itu yang tidak mudah ya ternyata :) ....terimakasih sdh mampir :)
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Modified from Mediterranean by John Whittet.
Originally on the CSS Zen Garden.
Used and Modified with permission from the author.