Blog EntryTips Mudah Berbahagia...Oct 22, '07 10:17 PM
for everyone

Dapat artikel bagus di sebuah website...hmm saya berharap akan berguna buat kita semua.

 

Salam

Epri Tsaqib

-------------------

 

Anda sulit sekali merasa bahagia padahal ditilik dari semua aspek tak ada yang kekurangan? Faktor kebahagiaan yang selama ini dikenal oleh para ilmuwan adalah bahwa orang yang punya sikap positif lebih bahagia. Orang yang bisa menikmati hidup akan menjalani kehidupan dengan cara yang menyenangkan, yang tak jarang membuat orang lain iri.

 

Tahukah Anda, bahwa bersikap positif dan optimis akan meningkatkan harapan hidup setidaknya 7,5 tahun, hal ini dibuktikan oleh survey di Yale University setelah menghitung faktor usia, jenis kelamin, status sosial ekonomi dan kesehatan fisik. Orang yang berpikir positif lebih bisa mengurangi dampak negatif dari stres yang merusak, itulah kuncinya.

 

"Tentu saja mereka yang optimis juga mendapat stres," ujar David Snowdon, profesor neurologi di University of Kentucky yang mengkaji masalah pertambahan usia. "namun mereka meresponnya dengan lebih cepat sehingga status mental dan fisik yang positif terjaga."

 

Berikut dipaparkan lima perilaku yang diyakini para ahli dapat memperpanjang usia dan bisa Anda tiru juga, lho

 

Gunakan ponsel Anda

 

Jalinlah komunikasi dengan teman atau sahabat, melalui ponsel juga bisa jika tak punya cukup waktu untuk bertemu langsung. Orang yang gemar bersosialisasi setidaknya sekali seminggu akan diberkahi otak yang tajam, umur panjang dan menghindari serangan jantung. "Bicaralah di telpon dengan teman, hal ini punya efek langsung menurunkan tekanan darah dan kadar kortisol," ujar Teresa Seeman, PhD, seorang profesor epidemiologi di UCLA.

 

"Penelitian kami menunjukkan bahwa memiliki hubungan jangka panjang memiliki sejumlah manfaat, antara lain menjalani kehidupan aktif dan terhindarkan dari keinginan merokok." Nah, mulai sekarang berusahalah untuk berhubungan dengan teman-teman yang anda punya. Telpon mereka, jadwalkan makan siang bersama atau sekadar ngopi di Starbucks.

 

Mereka menunjukkan rasa syukur

 

Tuliskan perasaan Anda mengenai kejadian menyenangkan di kertas, diary, komputer atau bahkan PDA. Orang yang suka menuliskan segala hal akan mensyukuri apa yang mereka dapat dan lebih optimis menatap masa depan. Umumnya orang seperti ini juga merasa lebih puas dengan apa yang sudah diraih sejauh ini, demikian menurut studi University of California , Davis . Orang-orang ini juga merasa fisiknya jauh lebih kuat.

Jika Anda selalu bersyukur, sulit untuk merasa sedih," ujar Sonja Lyubomirsky, PhD, penulis buku "The How of Happiness: A Scientific Approach to Getting the Life You Want." Namun janganlah berlebihan. Orang yang menuliskan perasaan mereka di jurnal seminggu sekali mendapatkan dorongan lebih besar untuk merasakan kebahagiaan ketimbang mereka yang menuliskannya tiga kali seminggu. Temukan frekuensi yang tepat untuk Anda, dan jalankanlah.

 

Baik hati

 

Apakah selama ini Anda melakukan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari? Berbuat baik akan membuahkan rasa nyaman dan bahagia dalam diri, demikian menurut penelitian Lyubomirsky. Karena berbuat baik Anda aan berbalas manis, bahkan meski tu hanya 'kebaikan kecil' yang Anda lakukan untuk orang lain dan tak direncanakan. Misalnya memberikan kursi Anda untuk ibu hamil di angkot, atau membelikan rekan kerja secangkir kopi atau setangkup pizza saat makan siang. Anda akan menjumpai bahwa 'balasan' dari tindakan manis Anda ini akan jauh lebih besar dari yang dibayangkan. "Anda akan melihat bagaimana Anda dihargai dan disukai orang lain." ujarnya. Bukankah itu menyenangkan?

 

 

Menghargai hidup 

 

Ya, tentu saja Anda dapat menulis ulang sejarah dan merasa jauh lebih baik mengenai diri Anda. Sisihkan sedikit waktu setiap minggu untuk mencatat setiap kejadian yang sudah berlangsung. Merefleksikan pengalaman dapat membentuk kembali persepsi atas kejadian itu, demikian juga mengenai pengharapan Anda di masa datang, ujar Robert N. Butler, MD, presiden dari International Longevity Center-USA di New York City. Saat menciptakan 'review kehidupan' ini Anda akan mencatat semua pencapaian dan secara instan aan mendongkrak rasa percaya diri. Catat dan kelompokkan dalam folder terpisah menegnai kisah saat kuliah, bekerja, menikah, memiliki anak dan lain-lain.

 

Tuliskan kisah kesuksesan dan kegagalan yang Anda alami. Mungkin Anda akan mendapati kegagalan di satu sisi, ternyata membuahkan kesuksesan di bidang lain. Pindah dari kantor lama ternyata Anda mendapatkan suami di kantor baru. "Meski kejadian itu menyakitkan, Anda akan lebih mudah menangani masa-masa sulit itu." Jadi jujurlah, tapi jangan terlalu keras 'menghakimi' diri sendiri. Ingatlah Anda adalah 'hero' pada dongeng yang Anda tulis.

 

Ayo lakukan sekarang dan gapailah kebahagiaan dengan cara sederhana!

 

Sumber : Unknown

http://www.portalinfaq.org/g02x01_article_view.php?article_id=649


hettyoktaviana wrote on Oct 22, '07
artikelnya keren
epriabdurrahman wrote on Oct 22, '07
iya, setuju :)
wiwieksulistyowati wrote on Oct 23, '07
Bagus banget nih artikelnya, aku copas boleh ya Mas Epri, makasih loch .....
epriabdurrahman wrote on Oct 23, '07
silahkan wik, semoga bermanfaat. Lha wong saya juga copas kok hehehe...
ayahara1 wrote on Oct 23, '07
bgs.
melengkapi or mirip buku "la tahzan" nya dr. aid al qarni
epriabdurrahman wrote on Oct 23, '07
Yup bagus, tks
cekar wrote on Oct 23, '07
udah semua....berfikir positip...berbuat baik *insyaallah* besyukur, telepon sampe panas.....nah yg menghargai hidup itu blm jelas.......hiiiiiiiiiii, krn kadang suka hoples....ya namanya juga manusia....hik
epriabdurrahman wrote on Oct 23, '07
Nah mbak cekar, dibawahnya itu ada penjelasan Untuk menuliskan kesuksesan2 yang pernah kita dapat, juga kegagalan. Karena kalau diingat2 seringkali kegagalan2 itu juga yang mengantarkan kita pada kesuksesan....hehehe teorinya sih begitu. Sebagai manusia wajarlah kadang kita 'turun naik' ...salam
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Modified from Mediterranean by John Whittet.
Originally on the CSS Zen Garden.
Used and Modified with permission from the author.